Kenali Perbedaan Reksanda dan Saham

perbedaan reksadana dan saham

Kebanyakan masyarakat awam memandang jika investasi saham dan reksadana saham sebagai instrument yang sama. Walau sebenarnya sama-sama bermain di pasar saham, ke-2 investasi itu cukup berlainan.

Saham ialah wujud pemilikan sebuah perusahaan . Maka bila ada seorang yang beli sebuah saham karena itu orang itu memiliki hak akan harta dari perusahaan. Sementara reksa dana adalah wujud investasi yang memiliki bentuk dapat berbentuk saham, surat hutang, obligasi, atau deposito.

Dalam langkah kerja reksa dana ada Manager Investasi yang berkuasa untuk lakukan pengendalian dana investasi yang terkumpul sampai bertanggung-jawab pada performa reksa dana tersebut. Maka sebelum terjun ke dunia investasi, ada baiknya mengenal terlebih dahulu perbedaan reksadana dan saham.

Berikut sejumlah perbedaan Saham dan Reksadana yang paling menonjol!

1. Pengurus dana

Saham

Dana diatur langsung oleh investor. Tetapi anda dapat minta saran dari pialang untuk bermain saham. Karena dana diatur sendiri, karena itu anda harus mempersiapkan waktu untuk mengawasi gerakan saham. Anda harus juga memahami benar tehnik bermain saham supaya untung yang dicapai dapat maksimal.

Reksadana

Dana akan diatur oleh manager investasi. Anda perlu menanti bagaimana manager investasi mengurus portfolio anda secara arif. Manager investasi ialah faksi yang dipilih untuk mengurus dana investasi yang terkumpul. Bertanggungjawab untuk beli bermacam penganekaragaman investasi untuk beberapa nasabahnya.

2. Tingkat risiko

Saham

Tingkat risiko investasi saham memang semakin tinggi dibanding reksadana. Terutama untuk investor pemula. Masalahnya semua keputusan investasi berada di tangan anda sendiri, misalkan kapan saat yang pas untuk jual atau membeli saham.

Reksadana

Tingkat risiko reksadana lebih rendah dibandingkan investasi saham langsung. Masalahnya dana anda akan diatur oleh manager investasi yang telah eksper dalam mengurus investasi. Untuk pemula yang ingin melakukan investasi saham dianjurkan pilih reksadana karena resiko lebih kurang daripada investasi saham langsung.

3. Return

Saham

Karena dana diatur sendiri, karena itu Anda tak perlu keluarkan uang untuk bayar fee agen pengurus. Anda biasanya perlu bayar fee untuk online trading dan umumnya sekitaran 0,1 % sampai 0,3 %.

Investasi saham mempunyai potensi memperoleh return yang semakin tinggi karena Anda dapat tentukan sendiri ingin melakukan investasi di mana. Tetapi dengan catatan, Anda telah pahami bagaimana melakukan investasi di dunia saham.

Reksadana

Karena dana diatur oleh manager investasi, karena itu kamu akan dikenai fee untuk agen pengurus itu. Disamping itu, umumnya kamu akan dikenai potongan tiap akan lakukan penarikan dana. Berlainan dengan investasi saham, karena diatur sendiri atau mungkin tidak ada pihak lain atau orang ke-3, karena itu segala keuntungan dapat masuk ke kantong kamu sendiri.

Nah, itulah beberapa perbedaan reksadana dan saham yang perlu diketahui sebelum terjun ke dunia investasi. Investasi saham dan reksadana saham itu sebenarnya mempunyai kesamaan yaitu high risk high return, maknanya keuntungan dan resikonya sama besar . Maka, bijaklah sebelum mengambil keputusan.

You May Also Like

About the Author: admin